TENTANG KONSEP IDEOLOGI
NPM : 119110176
Kelas : B
Semester : 1 (satu)
FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI
UNIVERSITAS ISLAM RIAU
TAHUN AJARAN 2011/2012
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadiran Allah SWT. Karena telah memberikan rahmat dan karunia-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan tugas makalah kami yang bejudul KONSEP IDEOLOGI . tidak lupa saya ucapkan terima kasih kepadadosen pembimbing karena telah membimbing kami untuk bias menyelesaikan tugas makalah ini.
Saya sangat berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat. Kami menyadari bahwa tidak ada hasil karya manusia yang sempurna. Dengan demikian, isi dari makalah ini juga tidak terlepas dari kekurangan dan kesalahan. oleh karena itu kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kami sampaikan kepada semua pihak yang membantu terselesaikannya makalah ini dan semoga makalah inidapat bermanfaat bagi semua.
Pekanbaru, Desember 2011
Penyusun
DAFTAR ISI
Kata Pengantar........................................................................................................
Daftar Isi..................................................................................................................
BAB I
A. Pengertian Ideologi..........................................................................................
B. Skema Definisi Ideologi..................................................................................
C. Ideologi Ideologi Kontemporer......................................................................
BAB II
A. Konsep Ideologi...............................................................................................
B. Konsep Ideologi Secara Global......................................................................
BABIII
A. Makna Ideologi Suatu Bangsa........................................................................
B. Fungsi Ideologi.................................................................................................
BAB IV
A. Ideologi Terbuka Dan Ideologi Tertutup......................................................
B. Perbedaan Ideologi Terbuka dan Ideologi Tertutup...................................
Daftar Pustaka
BAB I
A. PENGERTIAN IDEOLOGI
Pengertian ideologi amat bervariasi. Berbagai penulis dari aneka disiplin telah menuliskan pengertian merekamengenai ideologi. Tentu saja, mereka memiliki tingkat kebenaran sedniri sesuai dengan cakupan disiplin keilmuwannya. Dari mana pengertian ideologi berasal? Kathleen Knight menyatakan bahwaistilah ideologi pertama kali dipopulerkan oleh Count Antoine Destutt de Tracy dalam karyanya Elements d’Ideologie yang terbit di Perancis pada era Napoleon tahun 1817. Pada perkembangannya, ideologi mulai banyak diteliti dan digunakan sebagai “modal” perjuangan politik.
Terry Eagleton dalam bukunya ideologi: An Introduction merangkum pengertian-pengertian ideologi yang biasa digunakan para penulis politik sebagai berikut :
1. Proses penggunaan alat produksi yang dimaknai sebagai symbol dan nilai-nila dalam kehidupan social.
2. Seperangkat gagasan yang mencirikan kelompok atau kelas social tertentu.
3. Gagasan yang digunakan untuk melegitimasi kekuasaan politik dominan.
4. Kesadaran palsu yang digunakan untuk melegitimasi kekuasaan politik dominan.
5. Komunikasi yang didistorsikan secara sistematis.
6. Sesuatu yang menawarkan posisi tertentu bagi seseorang.
7. Bentuk penikiran yang muncul akibat adanya kepentingan social.
8. Berpikir secara identitas.
9. Ilusi yang penting secara social.
10. Pertemuan antara wacana dengan kekuasaan.
11. Suatu medium dalam mana para pelaku social memahami keberadaan mereka.
12. Seperangkat kepercayaan yang diorientasikan kepada tindakan.
13. Suatu proses dengan mana kehidupan social dikonversikan kedalam kenyataan alamiah.
Pengertian-pengertian yang diberikan Terry Eagleton diatas melingkupi aspek-aspek proses social, identitas kelompok, dan ekonomis.
Selain Terry Eagleton, penulis lain seperti Helmut Dahm menjelaskan 3 pengertian ideologi yaitu :
1. Ekspresi dari pemikiran yang dogmatis (refleksi atas kenyataan yang telah didistrosikan).
2. Doktrin tentang pandangan dunia (misalnya ideologi proletariat)
3. Sebagai ilmu pengetahuan (misalnya sosialisme ilmiah)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar